Pada Maret 2007, ketika PERDU menggagas penanaman tiga hektar pohon sagu sebagai “pilot project” di kampung Warganusa I distrik Babo – kabupaten Teluk Bintuni, seorang pegawai Pemda dari Dinas Pertanian setempat berkata, “orang Papua sudah tidak suka makan sagu. Untuk apa PERDU dan masyarakat tanam sagu lagi.” Ungkapan senada juga disampaikan oleh salah satu pejabat teras BAPPEDA kabupaten, “bahwa sebaran sagu alam di wilayah Teluk Bintuni yang luas, memiliki potensi ekonomi yang menguntungkan ... Read More