Pak Presiden: Saya merasa sangat mendesak untuk menulis surat ini kepada anda. Iklan âGo to Hell Pemfitnah SBYâ yang dimuat di harian Pos Kota, Sabtu, 28 November, atau sehari setelah kita merayakan hari raya Kurban, telah membuat saya takjub dan sedih sekali. Iklan itu jelas memosisikan diri sebagai pendukung Anda. Ia memajang foto anda, menyatakan âSBY Harapan Baruâ, dan menyerukan doa yang mengancam: âSemoga sumber fitnah di bumi ini go to hell, amin.â ... Read More
