Lintas.Me

Oknum TNI Bakar Mapolres

Mapolres Ogan Komering Ulu diserang oleh sekelompok anggota TNI. Mapolres tersebut dibakar dan beberapa kendaraan di halaman depan dirusak. Konflik dua instansi tersebut dipicu oleh peristiwa pelanggaran lalu lintas dan penembakan terhadap seorang anggota TNI.

9914
views

ARTICLE

Ini Usul Mantan Panglima TNI Agar Polri-TNI Tak Kembali Bentrok

Penyerangan Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) oleh anggota TNI pada Kamis (7/3) lalu membuat mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto prihatin. Dia pun mengusulkan agar anggota TNI dan Polri sering bersama-sama dilibatkan dalam kegiatan sosial di masyarakat guna mencegah bentrokan. "Penyerbuan kantor Mapolres OKU merupakan bentuk dari rivalitas dan ego sektoral dari anggota kedua institusi," kata Endriartono pada peringatan milad ke-22 Pondok Pesantren Al Amanah, di Serpong, Tanger...

18 Tahanan Polres OKU Diminta Menyerahkan Diri

Sebanyak 18 tahanan yang melarikan diri akibat pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, diminta untuk menyerahkan diri. Mereka untuk sementara akan dititipkan di lembaga pemasyarakatan setempat. "Tahanan yang masih melarikan diri sampai hari ini berjumlah 18 orang. Sebanyak 10 orang dititipkan di LP. Kita mengimbau keluarga dan tahanan untuk kembali menyerahkan diri," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, ...

Anggota Armed Baturaja Dilarang Keras Keluar Markas

Dandim Kodim 0405 OKU Letkol Infantri Imamnulhak mengakui bahwa sekelompok orang yang menyerbu Polres Baturaja dan Polsek Martapura anggota Armed 15 Kodam II Sriwijaya. "Semua yang datang itu berbaju loreng, anggota Armed tidak ada orang lain," ungkapnya. Ia pun menjelaskan,kejadian yang menjadi sorotan nasional tersebut dipicu oleh isu telah putusnya hukuman bagi pelaku penembakan Pratu Heru Oktavianus, Januari silam....

Pertikaian Aparat TNI-Polri Sangat Memalukan

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Gede Pasek Suardika mengatakan pertikaian antara Tentara Nasional Indonesia dengan Kepolisian hingga membakar Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menjadi preseden buruk. "Sangat memalukan. Kalau antara aparat saja begitu, bagaimana rakyat enggak ribut? Nanti aparat datang waktu keributan enggak akan didengar, wong mereka ribut juga," kata Pasek di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta....

Sering Terjadi Bentrokan, TNI-Polri Perlu Bimbingan Mental

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan konflik TNI dan Polri hanya dilakukan oleh beberapa oknum. Menurutnya, mereka yang terlibat kebanyakan masih berusia muda dan masih labil dalam mengkontrol emosi. "Perlu pembinaan mental prajurit, dulu itu ada Bimtal atau Bimbingan Mental. Saya rasa itu mesti ditingkatkan. Karena ini pelaku-pelakunya mayoritas masih muda," kata dia saat ditemui di kantor DPP PAN, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2013) dini hari....

Aparat TNI dari Kodim Amankan Mapolres OKU

Jajaran Kodim 0403 membantu pengamanan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (7/3/2013), terkait kasus kerusuhan dan aksi pembakaran Mapolres sekitar pukul 08.20 WIB oleh sekelompok oknum yang diduga anggota TNI setempat....

Ini Kronologi Asal Mula Pembakaran Polres OKU

Polisi dan TNI menyebut pemicu pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan adalah masalah pribadi anggota. Pelanggaran lalu lintas, perkelahian, dan hinaan sebagai latar belakangnya. Berikut cerita lengkapnya. Akhir Januari 2013 lalu, hubungan polisi dan TNI di OKU tegang. Semua berawal dari kontak 'sekejap' Brigadir Wijaya dan Pratu Heru Oktavianus di Simpang Empat Sukajadi, Baturaja Timur...

Kapolsek Martapura Luka Parah Akibat Bentrok TNI vs Polri

Empat orang mengalami luka dalam bentrok yang terjadi antara oknum prajurit TNI dengan Polri di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satu korban yang terluka parah adalah Kapolsek Martapura akibat tertusuk sangkur oknum prajurit TNI. Empat orang terluka dan dua luka parah, belum ada yang meninggal. Kapolsek (Martapura) kritis, luka karena ditusuk," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Alius...

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Pembakaran di Polres OKU

Mabes Polri  menerjunkan tim investigasi untuk menguak kasus penyerangan Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Kamis (7/3). “Kami kerahkan tim investigasi yang terdiri atas Propam dan Irwasum dan sejumlah petinggi Polda Sumsel juga turun ke lokasi untuk lakukan pengusutan,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Suhardi Alius di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/3)....

Polres OKU Dibakar Oknum TNI, 8 Orang Terluka

'Penyerbuan' dan pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) oleh sekelompok anggota TNI tak hanya berakibat pada kerusakan kantor, tapi juga korban luka. Ada 8 orang terluka, mulai dari aparat polisi, TNI, hingga masyarakat sipil. "Lima anggota (polisi), dua anggota dari POM (Polisi Militer), dan satu dari masyarakat sipil," rinci Wakapolda Sumsel Brigjen M Zulkarnain...

16 Orang Tahanan Polres OKU Melarikan Diri

Peristiwa pembakaran terhadap Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan yang dilakukan oleh 90 orang oknum TNI pada pukul 08:30 WIB tadi pagi mengakibatkan 16 orang tahanan yang ada di Mapolres tersebut lepas. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius menjelaskan, saat terjadi pembakaran, ada 22 orang tahanan di dalam Mapolres OKU dan 6 diantaranya berhasil diamankan....

Markas Diserang, Ratusan Personel Polres OKU Timur Pasang Badan

Ratusan Personel di Mapolres OKU Timur pasang badan untuk mengamankan Mapolres dari serbuan oknum anggota Armed Martapura. Menurut keterangan beberapa perwira yang tidak ingin disebutkan namanya, setelah mendapat informasi penyerangan di Mapolres OKU, seluruh anggota Mapolres sudah bersiap untuk menahan serangan yang kemungkinan akan dilakukan oknum anggota TNI....

Polri: 95 Tentara Serang Polres OKU Tanpa Komando

Mabes Polri menyatakan, anggota TNI AD yang menyerang Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), berjumlah 95 orang. Semua tentara ini merupakan anggota TNI AD Artileri Medan (Armed). Mereka menyerang Markas Polres  OKU dengan mengendarai motor dan tiga truk TNI pada pukul 07.00 WIB....

Penyerangan Polres OKU Bukti Superioritas TNI Lawan Hukum

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menilai peristiwa pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, oleh aparat TNI, adalah bukti ketidakharmonisan hubungan TNI dan Polri. Pasalnya, selama ini TNI selalu menunjukkan superioritasnya melawan hukum. "Ini berulang, di banyak area, meski sudah ada MoU. Ada dua kemungkinan problem, yaitu di tingkat implementasi MoU yang ternyata tidak efektif dalam kerja sama dua instansi tersebut," ucap Eva....

Pembakaran Mapolres oleh TNI Dipicu Pelanggaran Lalin dan Penembakan

Sekelompok anggota TNI mengamuk di Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Mereka merusak dan membakar kantor tersebut. Aksi brutal tentara berpakaian dinas itu dipicu pelanggaran lalu lintas. "Mereka menanyakan perkembangan kasus pelanggaran lalu lintas. Itu yang pelanggar lalin yang ditembak anggota Polantas. Pelanggar lalin itu anggota TNI," kata Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova....

Dua Tewas Akibat Aksi Pembakaran Mapolres Oku

Kepolisian Resort (Mapolres) Ogan Komering Ulu (OKU)di  wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), diserang oleh puluhan pria bersenjata yang mengenakan seragam Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kamis (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian itu mengakibatkan dua anggota Polres OKU tewas. Keterangan yang diperoleh SP, Kamis siang menyebutkan, kondisi kedua anggota Polri yang tewas sangat mengenaskan. Seorang diantaranya dilaporkan tewas tertembak dan seorang lainnya t...

Mapolres Ogan Komering Ulu Sumsel Dibakar Massa

Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan dibakar orang tak dikenal. Hingga kini belum diketahui massa yang membakar Markas Polres itu berasal dari mana. "Memang ada kebakaran di Mapolres. Jam berapa kejadiannya, kami belum bisa konfirmasi," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, AKBP R Djarod Padakova, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (7/3/2013)....

Apa Komentarmu ?

Spotlight Lainnya

Daftarkan email kamu, dapatkan berita menarik terkini